Ragam

Andeskaraya Berdikari Perusahaan di Samarinda dengan Konsep Unik Kembangkan SDM (Bag-1)

KLIKSAMARINDAFlyer lowongan pekerjaan itu sepintas sederhana. Lima posisi ditawarkan; Urban Regional Planner, Civil Engineer, Geodetic Engineer, Drafter Computer-Aided Design (CAD)/Geographic Information Systems (GIS), dan surveyor.

Syarat umumnya; pelamar lowongan pekerjaan minimal Diploma 3 (D3), fresh graduate, menguasai software, aplikasi, dan peralatan yang relevan sesuai bidang posisi dan keahlian yang dipilih, serta siap di berada di lokasi proyek. Syarat khususnya, justru yang paling nyeleneh. Yakni, harus kuat begadang, bisa bangun pagi, suka blusukan, rajin mandi, gemar membaca buku, bisa jadi teman curhat, dan tabah menghadapi cobaan.

Lowongan pekerjaan ini dirilis PT Andeskaraya Berdikari INC 2021 lalu. Konsep itu masih digunakan hingga saat ini. Lewat akun Instagram @andeskaraya, perusahaan yang berbasis di Kota Samarinda itu juga menyebarnya di pelbagai saluran informasi lowongan kerja di seluruh Indonesia. Tapi siapapun yang melihat flyer ini, tentu menganggapnya datang dari perusahaan abal-abal.

“Itu first impression mereka,” ucap Fajar Shafuza, Direktur Utama (Dirut) PT Andeskaraya Berdikari INC, tertawa, saat mengawali cerita.

KLIKSAMARINDA menyambangi second office Andeskaraya di Jalan Antasari, Rabu (20/8/2025), untuk menelisik lebih dalam cerita di balik flyer itu. Official office perusahaan ini sendiri ada di Jalan Jakarta 2, Perumahan Jakarta Regency. Namun di second office dengan dua lantai inilah yang menjadi pusat dari aktivitas mereka. Ada 13 karyawan di sana. Kebanyakan adalah generasi Z.

Di halaman depan, deretan motor tersusun rapi. Sebuah bangku kayu berwarna cokelat menyambut di atas satu anak tangga. Masuk ke dalam, meja persegi empat terlihat di sisi kiri dengan bangku plastik. Di ruang tengah, ada dua meja kerja yang dijadikan satu. Di belakangnya, sebuah televisi layar datar dengan bracket 180 derajat terpasang.

Tempat ini menjadi ruang kerja utama. Posisinya, berdekatan dengan kitchen set dan gudang arsip. Di lantai dua, ruangan direktur dan dirut berada di bagian depan dekat balkon. Konsep khas anak muda; mural di dinding, action figure mini, dan tentu saja berkas.

Perusahaan ini berdiri sejak 2017 dalam bentuk Commanditaire Vennootschap (CV) dan 2020 berubah menjadi Perseroan Terbatas (PT). Faktanya, Andeskaraya bukan perusahaan ecek-ecek. Dari arsip yang diperlihatkan, mereka ternyata memiliki segudang pengalaman di pelbagai proyek di Benua Etam. Meski tak mengizinkan untuk merilis project yang pernah mereka laksanakan, namun tergambar wilayah kerja mereka yang mencakup Sebagian besar kabupaten/kota di Benua Etam.

Meski mengklaim tidak memiliki core business, perusahaan ini banyak bergerak di bidang engineering, research, management, dan business consultant. Bukti-bukti itu terlihat dari rak arsip mereka yang menyimpan pelbagai dokumentasi proyek yang telah dilaksanakan sepanjang 9 tahun terakhir. Baik di lantai 1 maupun di lantai 2. Arsip tersebut tak sekadar ditumpuk dan menjadi pajangan. Tetapi menjadi perpustakaan bagi 13 karyawan lama dan baru di sana untuk belajar proses yang telah dan akan dilalui.

Di balik semua itu, delapan syarat khusus yang terkesan bercanda bagi calon karyawan tadi, ternyata hasil riset serius tim Human Resources Development (HRD) Andeskaraya. Bagi Fajar Shafuza, syarat-syarat khusus itu adalah kalimat pengganti dari syarat umum lowongan pekerjaan yang selama ini akrab di telinga masyarakat.

Harus kuat begadang, misalnya. Berarti siap untuk bekerja lembur. Dalam konteks proses kerja di Andeskaraya Berdikari INC, bekerja hingga larut malam merupakan hal biasanya. Makanya, poin pertama itu terhubung dengan syarat khusus kedua, ketiga, dan keempat. Yakni bisa bangun pagi, suka blusukan, dan rajin mandi.

Contoh selanjutnya, gemar membaca buku. Sebagai perusahaan yang menapak menuju profesionalisme, mereka sadar ada kewajiban moral untuk mengembangkan kemampuan karyawan. Mengharuskan karyawan untuk membaca 1 buku tiap 1 bulan, adalah satu upaya PT Andeskaraya Berdikari INC. Menariknya, buku yang dibaca itu, wajib dipersentasikan dalam bentuk power point. Mereka diminta untuk mempersentasikannya, lengkap dengan analisa, data, pendapat, hingga kesimpulan.

Lalu bisa jadi teman curhat. Lagi-lagi, syarat khusus ini merupakan kalimat pengganti dari bisa berkomunikasi. Seperti syarat khusus lainnya, tabah menghadapi cobaan, yang berarti kesiapan pelamar untuk bekerja di bawah tekanan. “Kalau ibadah tempat waktu, itu memang keharusan. Sekaligus membentuk disiplin karyawan terhadap waktu,” ungkap Uza, sapaannya.

Nama Andeskaraya sendiri merupakan akronim dari “Anak Desa Kaya Raya”. Bagi Uza, nama adalah doa –seperti keyakinan dalam agama Islam. Pun selain itu, ia memaknai “Anak Desa” merupakan tempat semua leluhur berasal. “Dari bapak kita, bapaknya bapak kita, dan seterusnya, semua berasal dari desa. Filosofi itu yang digunakan sebagai mengingat dari mana perusahaan ini berasal,” ulasnya, tersenyum.

Sebagai dirut sekaligus pendiri Andeskaraya, Uza mengaku konsep ini merupakan caranya untuk beradaptasi dengan zaman. Sebagai generasi yang besar di era 90-an, ia memang lebih banyak berinteraksi dengan dunia generasi Z yang kompleks.

Itu sebabnya, Uza cukup concern terhadap trust issue yang banyak dibicarakan karyawan pada umumnya di balik meja kerja. Ia membaginya dalam lima hal. Yakni gaji, pengembangan karir, pengembangan diri, kenyamanan lingkungan kerja, dan jejaring. Di Andeskaraya, isu ini tak sekadar jadi diskusi. Mereka juga mengeksekusinya dengan cara nyeleneh.

Pengembangan diri, misalnya. Uza mengaku pernah mengeluarkan sejumlah budget hanya untuk memfasilitasi karyawan baru mengikuti pelatihan yang ia inginkan. Saking potensialnya si karyawan, Andeskaraya Berdikari bahkan berani mengeluarkan budget lebih untuk biaya pendidikannya. “Kalau suatu saat tidak lagi bekerja di sini, ya tidak masalah. Bukankah apa yang kita tanam itu juga yang kita tuai? Setidaknya, kami sudah berusaha meninggalkan legacy, kesan yang baik kepada karyawan agar mereka bisa berkembang ke level maksimal,” ungkapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *